MERAJUT CITA

WordPress.com

Keluarga

Bila istri menangis…,
tak peduli apapun sebabnya,
Peluklah dia…,
Sekalipun dia menolak,
Tetap peluklah dengan erat..
Sebab, tempat ternyaman untuk menangis,
Ada dalam pelukan…!

Bila istri menyebutkan kesalahan kita,
jangan katakan dia cerewet,
Sebab apa yang dia katakan,
Lantaran ia peduli pada kita..!

Bila istri kesal dan acuh,
jangan ikut-ikutan tidak peduli,
ini adalah tantangan bagi kita,
Untuk membuang segala gengsi..!

Bila istri tidak mau dengar,
balik badan nyelonong pergi,
Kejarlah dia…!
Bila kita sungguh mencintainya,
apakah tega membiarkannya sendirian..?

Bila istri berkata,
“Kamu pergi sana…”
Jangan percaya begitu saja,
mungkin itu hanya ucapan di bibir,
sedang hatinya tidaklah demikian.
Sesungguhnya…
Itulah saat di mana dia sangat membutuhkanmu..!

Bila istri marah,
hatinya sedang tidak enak,
dan tidak mau makan,
jangan ditanya “mau makan apa..?”
Dia pasti bilang tidak mau apa-apa.
Belilah makanan kesukaannya,
tunggu suasana hatinya membaik,
Barulah berikan padanya..

Hargailah sang istri..,
Usahlah dibikin rumit,
apa yang wanita mau..,
selalu sederhana selamanya…!

Berkompromi bukan berarti kalah,
Melainkan berusaha untuk memahami..,
Memaafkan bukan berarti lemah,
melainkan sebuah kepedulian,
Pada rasa yang harus dijaga..

(islampos)

Ombi Bali's photo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: