“Eggak pergi umroh pak…? Teman-teman yang lain sudah pada berangkat, bahkan ada yang sudah dua sampe 3 kali pak…?”
“Bapak masih malu….”

“Loh… kenapa malu…, kan keren pak, asyik bisa ke tanah suci, bisa sholat di masjidil haram yang nilainya seratus ribu, atau ke masjid nabawi yang setara dengan seribu rakaat di masjid sini pak, serta bisa ziarah makam nabi saw dan sahabat-sahabatnya..”
“Masya Allah…, siapa yang tidak ingin dapat kemuliaan itu.., bpk aja sampe mimpi mimpi kok…!”

“Terus kenapa malu pak…, ikut travel ini **** aja, gampang kok…”
“In sya Allah, semoga Allah mudahkan jalan untuk kesana…”

“Bapak sering melihat orang orang susah,
orang sakit yang tak punya uang tuk berobat..,
orang tua yang kebingungan nyari pinjaman untuk biaya sekolah,
Anak yatim yang tak terurus pendidikannya..
Atau orang yang tak punya sesuatupun untuk dimakan..”

“Terus gimana pak…!”
“Terus terang.. keinginan bapak juga amat banyak.., ingin haji.., ingin umroh.., alhamdulillah sih, bpk sudah nabung untuk haji walau belum dapat no antrian..,
Tapi bapak merasa risih.., pergi senang senang umroh, dianggap keren, akan tetapi membiarkan orang tua bersedih karena tak bisa ikut.., membiarkan adik dan saudara berkutat peras tenaga mencari sesuap nasi…, kok rasanya nggak enak banget yah..!”

“Kan masing masing ada bagiannya pak..!”
“Memang benar.., tapi bpk ingin mendapat keutamaan lain..
Umroh itu hukumnya sunah.., iya sunah yang sangat diutamakan..,
Sedangkan berbuat baik pada orang tua itu wajib..,
Menjaga perasaan orang , juga wajib..,
Menyantuni anak yatim itu wajib..,
Memberi makan fakir miskin juga wajib..
Dan.menolong orang yang sedang kesusahan juga wajib..,
Sesungguhnya.., sebaik apapun amalan sunah, tidak akan menyamai yang wajib…,
Maka bpk ingin menunaikan kewajiban yang dekat dulu…”

“Oh..gitu ya pak..”
“Iya.., dan bapak sangat terobsesi dengan kisah sufi yang hajinya tak diterima, namun tukang sol sepatu yang tidak haji, tapi malah dapat pahala haji.., setara dengan mereka yang menunaikan ibadah haji…!”

“Emang ceritanya gimana pak…?”
“Subhanallah.., luar biasa deh..,
Nanti deh kita baca kisahnya…
Eehh…., Kamu kasihan ngak sama orang orang yang rumahnya digusur..?”

“Iya kasihan lah pak..”
“Sudah bantu mereka belum..,
Atau minimal doakan mereka supaya diberikan kekuatan dan kesabaran..”
“Aamiin…”

Advertisements